Unknown


Sungguh rasa ini muncl kembali,
setealah beberapa musim rasa itu reda
Tuhan pantaskah daku jika bersanding dengannya,
betapa daku ingin tahu apa isi hatinya
yang kokoh tak pernah goyah sedikitpun
Karna dirimu aku begini

pena tertoreh karna melampiaskan perasaan
hingga berjuta kata terangkai hnya tertuju padamu,
sungguh dirimu bagai peran utama dalam kisahku,
inginku mencari kepastian itu,
agar setiap langkah tak tertatih,
agar hidup terjalani tanpa ada tanda tanya,

kau yg disana
hentikan Aura cintamu,
agarku tak tercandu oleh arakmu
yang mampu membuat setiap orang mabuk olehmu...

--------------------------------------------


ini salah satu curahan ku kala itu, seorang guru jg seorang ustadz... yaa... namanya juga guru agama.. yang mana ia mampu merubah sikapku menjadi muslimah sejati, karena tausiahnya pula membuatku istiqomah dalam ber hijab. setiap kata-katanya selalu mengena dihatiku membuatku tersadar akan islam. setiap ku melihatmu debar selalu dihati dan ku ingat ketika pertama kali ku ikut jama'ah shalat jum'at di sekolahan ia menjadi imamnya wuuuiiihh... semakin bergetar hatiku mendengar lantauan syahdu suaranya. ternyata tak hanya aku yang mengaguminya, seorang temanku berucap wah, tambah saingan lagi ni... temanku itu mampu membac pikiranku, ia tahu bahwa aku terpesona oleh guruku tersebut. hmmm bila ku ingat kembali masa2 sekolahku itu sungguh indah,,, senyum-senyum sendiri hehe,,,,

dan taukah ... 
aku sangat suka... sekali dengan jadwal pelajaranku, dimana dalam seminggu kita dapat bertatap muka tiga kali berturut-turut.., karena ia mengampu banyak mata pelajaran,,, pada hari kamis ia mengajar bahasa arab, huh... betapa bodohnya aku dalam mata pelajaran bahasa arab karena baru disekolahan itu aku mendapatkannya... maka nilaikupun tak pernah mencapai nilai tinggi. betapa memilukan... !
kemudian di hari jum'at dan sabtu, ia mengajar aqidah dan fiqih. setiap ia menatapku ketika menerangkan pasti ku langsung tersipu malu kutundukkan kepalaku dan kadang menghidar dari tatapaannya dengan bersembunyi dibalik badan temanku meskipun jauh,,, namun kadangpun aku sempat mencuri-curi pandang ... meskipun berusaha sembunyi hehe..ung

bersambung..


0 Responses