Unknown
kala itu fbku di tag oleh penerbit sebuah buku yang mengadakan event perlombaan puisi mengenai orang ketiga, dan yang mengikuti event tersebut menuliskan puisinya di kolom komentar. amat kasihannya aku kepada mereka inti-inti dari puisi mereka menafaskaan sebuah kesakitan, oendeitaan, kegalauan kepada kekasih yang belum halal untuknya. sesungguhnya cinta itu mulia, dan tidak akan menyakiti. yakinlah cinta yang menyakiti itu bukanlah cinta, namun itu hanyalah cinta yang mengandalkan nafsu.

maka dari situlah aku tergetak menggoreskan penaku;

KEIBAAN DAN FATWA UNTUK PENCINTA
 
Banyak insan tersesat dalam cinta
Banyak pribadi terpesong mengartikan cinta
Banyak jiwa terpasah mengarhkan cintanya

Tersalahnya meletakkan cinta
Membuat menangis, kecewa
Menyedihkan menyaksikan keterbedayaannya
Iba melihat tingkah polahnya

Wahai insan,
Cukup letakkan cintamu kepada yang Satu
Yang tak kan buatmu terseok
Yang tak kan buat hatimu sakit
Yang tak kan mengkhiyanatimu

Dengan mencintaiNya
Hidupmu menjadi tenag, terarah
Letakkan cinta makhluk
Setelah Allah dan Rasulullah
Maka akan kau temui manisnya iamn
Akan kau jumpai khusyuknya dalam ibadah
Akan terasa nikmat menjalani hidup

Wahai insan,
Jangan engkau terpedaya
Jangan engkau turuti nafsu birahi
Raih cinta sucimu
Dengan setia menanti
Sang imam yang telah dipesiapkanNya
Agar cinta Layla Majnun
Tidak terulang pada dirimu

*** 

dan tidak ketinggalan aku juga mengikuti event tersebut yang pasti benafaskan religi serta berbeda dari yang lain, anehnya puisinya terpilih dalam event tersebut dan di bukukan "Orang ketiga" (Raselea, 2014).


Pamrih dimadu

Zawji…
Ana persilakan memadu
Yang ana ingini
Ialah ridho Illahi
Meski ada rasa cemburu
Surga menantiku didepan mata

Wahai akhwat cantik nan sholihah
Ana rela kanda berbagi kasih padamu
Semoga kita mampu menggenggam cawan
Jangan sampai cawan itu retak dan pecah

Zawji…
Ana percaya antum sesosok yang adil
Selama syari’at Rabbku antum kepal
Kanda… tidak akan ku lepas cintaku padamu
Meski cintamu tak seutuh yang dulu
Ya Latif, kunanti JannahMu
Unknown
Buatlah aku mencintai ap yg kau cintai dan membenci ap yg kau benci
Bngunkalah aku rumah di syurga-Mu ya Rabb
Jadikanlah aku bidadari dunia dan akhirat untuk pangeranku nantinya,
Sholehahkan diriku ya Allah
Peliharalah aibku
Dan jangan engkau dakwah aku atas apa yg mereka sangkakan kepadaku
Ya rabb aku yakin selalu ada cintamu
Aku yakin impian itu akan nyata
Hatiku hanyalah milikmu
Dan kujaga hati dan diriku untuk sebuah nama yang kau pilihkan untukku dalam mimpiku
Aku padamu ya rabb
Engkau tahu cintaku tulus dan engkau tidak akan mendzalimiku


mampukan aku menjaga keistiqamahanku ya Rabb
Unknown
kakak... kemarin habis pulang dari Solo, temanku si nova istirahat di kamarku karena kuncinya di bawa si ipeh tetangga kamar kita juga, sedangkan si ipeh sedang bantu angkut-angkut barang si Beta yang kemarin pindah Kost, nah, posisi kamarkukan membuka tuh, sedangkan kamarku terletak di muka tangga, jadi setiap yang lewat pasti melewati depan kamarku dulu.

kemudian ada kak Femi yang pulang dari Gereja, kamipun saling menyapa, dan mengasih oleh-oleh Rotiboy kepadanya, diapun tersenyum berucap terimakasih, dan masuk di kamarku,,, kamipun sedikit bercerita tentang perjalanan kami di Solo, nah kemudian si Ipeh datang berkumpullah mereka semua di kamarku, si nova pun juga memberi rotiboy padanya dan langsung Ipeh makan. njuk lanjut bercerita-cerita eh, si nova pun cerita sama mereka, bahwa tadi ketemu sama kamu juga kak.. nah, maka ku jelaskan bertemu cuma minjemin buku ini kok... ku tunjukkan bukunya, dan di buka-buka kak femi lembaran kitabnya... diapun tanya "ini apa mid"

kitab kak...

oh... ini juga kitab..? terus apa bedanya dengan Al-quran?

maka ku jelaskan (tak perlu ku ceritakan ya penjelasanku)
merekapun paham dng penjelasanku

kemudian kak Femi membuka yg kitab Ad Da'wa wa da'wa-nya .. aku pinjam ya Mid, emm sampai hari Rabu aja... aku cuma mau baca yang bagian mengenai do'a aja..

yah, mau tak baca kak...

lha ini kan ada dua kamu baca yg itu dulu.. menunjuk kitab Fawaid

emmm... (nada berfikir) ya udah deh kak, gpp.. lagian diakan kristen, semoga dengan membacanya dia bisa tercerah dengan islam walau kemungkinannya dikit he,,

@@@

temanku si Ipeh pun juga pengen baca, dia meminta izin kepadaku "mid, aku juga mau baca dong, habis hari rabu tak pinjam yaa... karena setelah aku baca aku pengen membaca... kan sebentar lagi aku sekripsi nih, biar nanti aku tercerah baca mengenai do'a ini... boleh ya mid... jarang-jarang lho aku mau baca kitab..

(itu si Ipeh dia jg orang Sragen, sragennya sragen kota sana, dia juga islam si tapi yaa.. biasa-biasa islamny)

aku pun mendengarkan rayuannya, dan kuperbolehkan dia meminjam buku itu, walau tujuannya niatnya untuk itu.

jadi kak yang aku ingin sampaikan tuh, kitab Ad Da'wa wa da'wa-nya selama seminggu ini dipinjam temanku... hehe...

ah,, gak penting ya ceritanya?
ya gpp deh, yang penting aku memberitahukan hihi... :)
Unknown
Bismillahhirrahmanirrahim
Aku kuat,,
Aku tegar…
Aku ada Allah yang lebih mencintaiku
Terimakasih atas keteranganmu…
Aku ada Allah yang selalu menjagaku
Jazaakallah khairan katsiran….

Sungguh aku makin menyayangimu
Dengan keternganmu itu
Syukron ya Rabb
Engkau berikan petunjuk kepadanya
Tetapkanlah ia dalam agamaMu
Kuatkan langkahnya
Berikanlah ia semangat selalu dalam menuntut ilmuMu
Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada hambanya

Dan kini aku harus lebih mencintaiMu dan RasulMu, 
sebelum kutemukan cinta suciku selepas Allah dan Rasulullah.
Aku tahu diri ini tidak akan lepas dari ujianMu.
karena Allah akan selalu menguji 
hingga Allah tahu manakah yang benar-benar beriman.
Sungguh Allah mengetahui yang benar dsn yang dusta

Hari-hari kemarin adalah pelajaran, 
pelajaran yang sangat berharga dan bermakna
RencanaMu sungguh indah wahai Rabbku
Mungkin harus dengan hal itu, 
untuk lebih membangkitkan iman kami, 
menuju yang lebih baik…

Untuk kedepannya, semoga…
Kami lulus dalam ujianMu
Hingga tiada dusta diantara kita
Antara aku, kamu, dia, mereka dengan Allah
Hingga kami mampu meneguk manisnya keimanan

Engkau maha tahu tentang hambaMu
Engkau yang maha mengerti yang terbaik untuk hambaMu
Aku serahkan seutuhnya jalan hidup ini kepadaMu duhai Rabbku
Siapa lagi kalau bukan Engkau
Hanya Engkaulah tempat yang paling amanah
Dan hanya Engkau singgasana yang paling menentramkan
Aku mencintaiMu secara penuh duhai, Rabbku

Syukur Alhamdulillah
Sebagai kunci membuka rahmatMu
Syukron ya Rabb
Engkau ketuk hati yang hampir rapuh
Sykron telah memanggil kembali menuju jalan yang Engkau ridhai

Mencintai karena Allah
Melihat keberadaan ini karena Allah
Kita bertemu karena Allah
Berpisah pun karena Allah

15 Muharrom
11:23 pm
Label: 0 komentar | edit post
Unknown


Seorang wanita yang sholihat ia taat kepada suaminya ketika suaminya mintakan suatu perkara yang tidak bertabrakan Al-Qur’an dan hadist. Kemudian ketika suaminya pergi dia menjaga hartanya , diapun juga menjaga dirinya Tidak malah chatingan sama cowok lain. Maka Musibah facebook Di zaman sekarang ya,,, ada seorang istri minta izin sama suaminya “Mas, saya boleh ndak main facebook”. Kata siaminya,” gak pa pa..” 

Mulailah dia facebookan mulanya dia dakwah masyaAllah.
Tapi lupanya setan pinter. Dijadikan yang pertama niatnya dakwah masyaAllah… lama-lama kemudian ngobrol asyik, lama-lama meng add kawan-kawannya yang laki-laki. Rupanya bertemu dengan pacarnya yang dulu. Akhirnya apa? Cinta lamapun bersemi . mengingat kembali kenagan-kenangan indah bersamanya. Akhirnya apa? Mulailah cinta dia kepada suaminya pudar

Memang demikian kata para Ulama’  orang yang sudah di sibukkan dengan yang haram Allah akan jadikan dia sibuk dengan yang haram. Akhirnya apa? Ya,,, setanpun terus menggoda hatinya. Dijadikan ia ingat kembali dengan kenangan-kenangan manis yang dulu. Ia kemudian dijadikan oleh setan, kekurangan-kekurangan yang ada pada suaminya. O,, ternyata bekas mantanku itu lebih ganteng dari pada suamiku, o, ternyata… ternyata,, ternyata..  akhirnya apa?  akhirnya ia mencari alasan bagaimana ia lepas dari suaminya

Dan ternyata wanita ini bukanlah wanita sholihah, dia tidak menjaga diri ketika suaminya pergi , tapi wanita ini malah mengkianati suaminya ketika suaminya pergi

Ustadz Badrussalam Lc
Unknown


Tentunya kita mengetahui bahwasanya menikah merupakan ibadah yang sangat mulia dan memiliki banyak  sekali faedah-faedah yang di inginkan oleh syariat melalui pernikahan tersebut. Karenanya para Ulama telah menjelaskan jika ada dua orang lelaki yang satu menikah kemudian ia tersibukkan dengan mengurus istrinya, mengurus anak-anaknya. Sehingga kurang ibadahnya, kurang shalat malamnya, kurang baca qur’annya. Sementara ada lelaki lain yang dia tidak menikah dalam rangka beribadah, dalam rangka untuk shalat malam, dalam rangka untuk puasa sunnah, maka para Ulama menyatakan yang lebih baik lebih afdhal adalah laki-laki yang pertama yang dia menikah meskipun dirinya sendiri tersibukkan untuk mengurus istri dan anak-anaknya dan ibadahnya kurang.

Mengapa? Karena menikah itu sendiri sudah merupakan ibadah, karenanya Nabi Shalallahu’alaihi wasalam menegur seorang sahabat yang berniat untuk tidak menikah dalam rangka beribadah.
(Ustadz Firanda adirja M.a)
Unknown


Kawan…
Selama ini engkau selalu melihatku
Sebagai sosok yang taat dan sholehah
Memang, aku memiliki cita-cita untuk itu

Kawan…
Sesungguhnya aku makhluk yang lemah
Aku sama sepertimu
Bahkan aku lebih rendah darimu..

Kawan..
Kumohon jangan salahkan agamaku
Dikala aku jauh diluar batas
Kumohon.. jangan salahkan agamaku

Agamaku sungguh tidak salah
Tidak ada cacat sedikitpun…
Jangan salahkan agamaku ya..

Yang salah itu aku
Yang salah itu perbuatanku
Aku berpotensi juga berbuat salah
Andaikan aku bersifat  ma’sum

Sayang sungguh sayang aku bukanlah makhluk yang ma’sum
Betapa semangat keimananku yang meninggi
Semakin setan  tagguh dan kuat dalam menggoda

Betapa aku terkena bujuk rayu si setan jahanam
Sungguh sulit mempertahankan keimanan
Jika tidak dibarengi niat yang kuat melekat
Bagai magnet antara logam dan logam

Agamaku tidak salah kawan
Akulah yang salah, Perbuatanku yang salah
Sungguh setan musuhku yang nyata
Tolong hamba ya Rabb…
Tuntun hamba kembali
Label: 0 komentar | edit post