Sesosok kecil mungil kini tumbuh dewasa, dengan menggenggam berjuta
pengalaman. iya,, memang tubuhku kecil dan aku hanyalah gadis biasa, namun ku
memiliki sekeping hati yang luar biasa, yang dianugerahkan oleh kekasih sejatiku tak lain dan tak bukan ialah
Sang Khaliq sang pencipta makhluk.
Hamidah ialah namaku yang diberikan oleh ayah bundaku. Sejak kecil aku
menyandang nama itu. namanya saja anak kecil.. tentu belum mengerti apa makna
sebuah nama. Sedikit ku ingat dalam memorian kehidupan ketika kakakku dan
saudara sepupuku sedang bercakap.
Kakakku berucap,” dulu sebenarnya nama adikku ialah Human Siti
Hamidah, namun kini diganti Hamidah saja.
“Kenapa diganti?” Sahut sepupuku namanya Sari.
“Kata Ayah dan Bunda, Midah sering sakit-sakitan sehingga namanya
diganti menjadi Hamidah saja,” jawab kakakku.
Oh.. mungkin karena arti dari nama itu,,, Human itu bahasa inggris
yang artinya manusia atau orang, sedangkan Siti memiliki arti tanah, yang
bahasa jawanya artinya ialah lemah. Nah, bisa jadi begitu, namanya saja
bermakna seorang yang lemah, maka ia sering sakit-sakitan…
“Iya bisa jadi begitu,” Sahut kakakku.
Aku hanya diam saja mendengarkan percakapan mereka, sambil asyik
memainkan permainan yang aku pegang.
***
Kini beranjak ku masuk Sekolah Menengah Atas duduk dibangku kelas
X. aku mulai berpikir akan makna sebuah nama yang aku kenakan sejak dalam
buaian. Berawal dari perintah guruku,” anak-anak kalian harus tahu arti dari
nama kalian masing-masing, minggu depan akan saya tanyakan satu per satu”
Mulai dari situ aku
memikirkan arti kata namaku yang hanya satu kata yaitu Hamidah tidak perlu
pusing mencari arti kata itu karena nama itu tidak asing lagi ditelinga setiap
muslim, karena nama itu selalu disebut dalam setiap bacaan sholat ketika
I’tidal. Seketika itu aku lanngsung mencari buku tuntunan sholat yang ada
terjemahannya segera ku telusuri setiap lembarnya dan akhirnya ku temukan arti
sebuah namaku ialah terpuji atau memuji.
Subhanallah… amatlah
senang diriku. Arti nama yang sangat indah. Dalam pikiranku semoga aku dapat
menjadi manusia yang terpuji dapat menjadi contoh atau teladan yang baik kepada
siapapun atau berarti seorang hamba yang selalu memuji asma tuhannnya Rabb
semesta alam.
***
Sebuah kebanggaan tersendiri memiliki nama yang indah. Dikala aku
berkenalan dengan teman baruku disebuah majelis ilmu kami berkenalan serta
bersenda gurau penuh kasih dan sayang sesama saudara muslim.
“Mbak, namanya siapa?” Ucapku.
“Ida nuri astuti sambil tersenyum anggun,” ia menjawab
“Saya hamidah, mbak.”
“Nama yang indah, hamidah artinya terpuji atau memuji “
Lantas ku ucap,” aamiin, Setulus hati semoga benar adanya pada diriku.”
“Aamiin,” ia pun menyahut
“Terimakasih, mbak”
“Sama-sama, senangnya punya teman cantik seperti dik Hamidah hehe..”
“Mbak ida tidak kalah cantik kok, engkau cantik amat sangat cantik”
“Hehee.. tapikan dik Midah lebih cantik dan baik.”
“Tidak boleh begitu mbak, saya tabur pasir loh.. seperti dalam hadist
barang siapa yang memujimu, maka taburah pasir dimukanya. Mbak Ida lembut
banget orangnya, saya suka J.”
“Hehehee.. dik Midah juga mbak tabur bintang lho… diambil sendiri
yaa.. yang asli dilangit sudah ditabur Allah. Subanallah..”
“Hehe,, mbak Ida luar biasa .”
“Aduh, dunia luar dong,, kan luar biasa hehe,,”
“Cie.. cie.. iya deh maumu aku turuti, mbak Idaku sayang…”
Majelis ilmupun dimulai kami diam mendengarkan secara seksama
tausiyah sang Ustadz
***
Itulah makna sebuah nama yang memiliki makna tersendiri. Lantas
akupun menambah kata Lady Sky Ratu Tanpa Mahkota. Enatah mengapa kata
ini sungguh indah ku dengar, sehingga ku rangkai membentuk sebuah makna. Kata Lady
Sky Ratu Tanpa Mahkota kadang kala aku bubuhkan dalam karyaku setiap menulis
status facebook, sehingga kata-kata itu ku putuskan menjadi nama penaku.
Mungkin kata-kata itu menarik diruang baca teman-temanku sehingga banyak yang
menanyakan,”maksudnya apa sih?”
Disuatu malam kutulis sebuah status di facebookku
apa sih.. arti kata lady sky??
bagiku nama ini adalah nama yang indah, kata dari bahasa inggris yang memiliki makna "wanita kayangan".
siapa sih wanita kayangan itu??? saya yakin anda-anda sudah mengetahui... ya,, bisa dibilang bidadari lah...
iya he'em bidadari,,,, karena aku ingin layaknya seperti bidadari walau aku tidak layak... setidaknya bermimpikan boleh... iya gak??
lalu apa maksudnya Ratu tanpa Mahkota???
“Ratu” disini diartikan sebagaiman wanita atau permaisuri yang memiliki keahlian yang menonjol pada bidangnya dan dipercayai oleh rakyatnya.
“Tanpa Mahkota” sejatinya seorang Ratu itu memiliki mahkota yang melingkar dikepalanya sebagai penanda ia seorang yg mulia, memiliki segala-galanya dan beda dari yang lain namun disini sang Ratu tanpa membawa atau meninggalkan mahkotanya karena suatu kerendah hatiannya ini sebagai pembuktian bahwa sesungguhnya sang Ratu itu sama dengan orang yang lainnya, hanya saja ia memiliki julukan Sang Ratu.
demikianlah keteranganku,harap dimaklumi sesosok yang penuh mimpi ini...
apa sih.. arti kata lady sky??
bagiku nama ini adalah nama yang indah, kata dari bahasa inggris yang memiliki makna "wanita kayangan".
siapa sih wanita kayangan itu??? saya yakin anda-anda sudah mengetahui... ya,, bisa dibilang bidadari lah...
iya he'em bidadari,,,, karena aku ingin layaknya seperti bidadari walau aku tidak layak... setidaknya bermimpikan boleh... iya gak??
lalu apa maksudnya Ratu tanpa Mahkota???
“Ratu” disini diartikan sebagaiman wanita atau permaisuri yang memiliki keahlian yang menonjol pada bidangnya dan dipercayai oleh rakyatnya.
“Tanpa Mahkota” sejatinya seorang Ratu itu memiliki mahkota yang melingkar dikepalanya sebagai penanda ia seorang yg mulia, memiliki segala-galanya dan beda dari yang lain namun disini sang Ratu tanpa membawa atau meninggalkan mahkotanya karena suatu kerendah hatiannya ini sebagai pembuktian bahwa sesungguhnya sang Ratu itu sama dengan orang yang lainnya, hanya saja ia memiliki julukan Sang Ratu.
demikianlah keteranganku,harap dimaklumi sesosok yang penuh mimpi ini...
Beberapa menit kemudian temanku Edi Suseno mengomentari,
”Nah lhoh, panjang kali lebar benar maksdny. Im sorry Ratu Tanpa Mahkota
atas kesalahan tafsirku kemarin”
“kaya di negri
dongeng aja ya?” jawabkku
Ashari Maghfiroh ikut komentar,
"Ratu tanpa mahkota alias Ratu dengan jilbab panjang, haha.. tidak
nyambung.”
“mahkotanya
dalam makna yang sebenarnya dik,” sahutku.
“Moga jadi
kenyataan mid, mungkin tidak punya kerajaan,tapi jadikan rumah tanggamu kelak
jadi kerajaa, dan kamu jadi ratunya dan suamimu jadi rajanya, walau kerjaan
rumah tanggamu, kamu tetep tidak punya mahkota, selamat berjuang!” balas Edi.
Lantas menawari
Ashari magfiroh, “bagaimana dirimu melamar jadi pelayan sang ratu tidak, Ratu hamidah?
hehehe..”
Ku balas.” terimakasih,,,
selamat berjuang juga, Ratu tidak membuka lowongan pelayan,,, saya lakoni
sendiri saja...karena setiap wanita bagiku itu ialah Ratu di Istana kerajaannya
masing-masing. jiiaaah... mulai mengkhayal hehe..”
“Cie cie
cie,opss boleh punya cita-cita, tapi jangan sampai ketinggian, jatuh sakit lo,”
balas Edi.
“insyaa Allah saya tau.. sampai ambang batas manakah
ketinggian itu,, “
Kemudian Puji Nugroho ikut komentar,
”tapi ada jg yg bilang, kalau punya cita-cita setinggi langit, jika realitanya
tidak nyampai langit, paling tidak bisa nympai bulan...”
“setiap
aksi harus ada reaksi biar nyampai ke bulan.... bahkan bintang,” balasanku.
Puji Nugroho,”nyambung ke
fisika nih,,”
“he'em
kebetulan waktu SMA Midah anak Sains..”
“terus
penjabarannya bagaiman, setiap aksi pasti ada reaksi?”
Mungkin sejak
dulu Ia bertanya-tanya dalam benaknya arti kata penaku tersebut dan kini
terjawab sudah sehingga Ia mengiyakan keteranganku.
Saudaraku Puji, “saya rasa anda lebih mengetahui”
Pakde Mpri
datang ikut kementar dengan gaya candanya, akhirnya kita semua hanyut dalam
canda tersebut.
